in

Nasib 2 Penghina Palestina di RI: Dikeluarkan Sekolah, Ditahan Polisi

Dua orang penghina Palestina yang sedang digempur oleh Israel kena batunya. Akibat menghina Palestina, seorang siswi dikeluarkan dari sekolahnya. Ada pula pemuda penghina Palestina yang ditangkap polisi.

Seorang pemuda di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) diamankan oleh Polsek Gerung. Pemuda itu diamankan setelah menggunggah video yang menghujat Palestina dengan kata kotor di TikTok.

Pemuda bernama Hilmiadi alias Ucok (23) itu diamankan pada Sabtu (15/5/2021) malam. Ucok pun meminta maaf. Meski begitu, dia terancam terkena Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Terancam terkena Pasal 28 ayat 2 juncto 45A ayat 2 UU ITE ancamannya 6 tahun penjara. Pelaku juga sudah minta maaf,” kata Dirkrimsus Polda NTB Kombes Eka Wana Prasta kepada detikcom, Selasa (18/5/2021).

Hilmiadi, yang bekerja sebagai petugas cleaning service di salah kampus swasta di Kota Mataram, telah membuat pertanyaan permintaan maaf kepada masyarakat lewat akun TikToknya. Meski telah meminta maaf, kata Eka, kasus Hilmiadi tetap akan diproses hukum.

“Yang bersangkutan ditahan dan diproses sidik,” tegasnya.

Dilihat detikcom, video yang diunggah pemuda itu berdurasi 13 detik. Pemuda tersebut mengatakan-ngatai Palestina dengan kata kotor.

“Palestina Babi, Mari Kita Bantai. Babi, Babi, Babi,” ucap pemuda tersebut dalam videonya sambil berjoget-joget.

Dikeluarkan dari Sekolah

Tak lama setelahnya, seorang siswi di Bengkulu Tengah, Bengkulu juga ikut menghina Palestina lewat aplikasi media sosial (medsos) TikTok. Akibat video yang bikin geger itu, siswi SMA tersebut dikeluarkan (drop out atau DO) dari sekolahnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah VIII Kabupaten Bengkulu Tengah, Adang Parlindungan, mengatakan, berdasarkan hasil rapat pada Senin (17/5) kemarin, siswi tersebut dikembalikan ke orang tuanya atau di-DO dari sekolah.

“Hasil rapat sudah jelas atas perbuatan yang dilakukan MS membuat nama pendidikan di Bengkulu Tengah terluka dan solusinya pihak sekolah mengembalikannya ke orang tuanya,” kata Adang saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Sumber detik

Loading...

PM Israel Klaim Operasi Militer di Gaza ‘Sukses Luar Biasa’

Israel Bicara Kecanggihan Roket Hamas: ‘Jelas, Sidik Jari Iran di Mana-mana’