in

Panglima TNI Copot Danlanud – Dansatpom, Usai Anggota Injak Kepala Warga Merauke

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan ancaman separatisme dengan propaganda untuk memisahkan diri dari NKRI saat ini marak terjadi di media sosial. Foto/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan ancaman separatisme dengan propaganda untuk memisahkan diri dari NKRI saat ini marak terjadi di media sosial. Foto/Puspen TNI

 Warganet digegerkan dengan kabar Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto yang memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal Fadjar Prasetyo untuk mencopot Komandan Landasan Udara Johannes Abraham (Lanud JA) Dimara serta Komandan Satuan Polisi Militer AU (Pomau) Lanud JA Dimara.

Hal ini dialklukan Panglima TNI, usai insiden anggota TNI AU yang menginjak kepala seorang warga Papua, di Merauke. Bahkan, Panglima TNI memerintahkan KSAU pada malam hari.

Ia menilai, Komandan Lanud JA Dimara dan Komadan Satua Pomau Lanud JA Dimara tidak bisa membina anggotanya dengan baik.

“Kenapa tidak peka memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah,” pungkasnya.

Kemarahan dan pencopatan yang dilakukan oleh Panglima TNI pun membuat geger warganet di media sosial Instagram dan lainnya. Bahkan, langkah Panglima TNI tersebut disukai oleh warganet di salah satu pemilik akun Instagram @infokomando.

Hal tersebut terlihat, ada 20.554 warganet yang menyukai terkait unggahan tentang kebijakan Panglima TNI Masekal Hadi Tjahjanto tersebut.  

Seperti diketahui, peristiwa kekerasan yang dialami warga Marauke tersebut terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Dari video tersebut, tampak korban tengah terlibat dalam perseteruan dengan pri lainnya.

Kemudian, dua anggota TNI AU datang, memiting tangan korban dan mendorong keluar dari warung hingga ke pinggir jalan. Lalu, anggota TNI AU yang memiting dengan tangannya menelungkupkan koraban di atas trotoar. ‘

Sementara, rekannya menginjak kepala korban dan korban hanya terdengar mengerang tanp melakukan perlawanan.

sumber indozone.id

Loading...

Sebanyak 300 tentara Amerika Serikat tiba di Bandara Sultah Mahmud Badaruddin II Palembang (Foto: Dispenad)

330 Tentara Amerika Tiba di SMB II Palembang dengan Prokes Ketat

Pengamat Militer Sebut Cat Merah Pesawat Presiden Abaikan Keamanan