in

Kapal Perang AS Lewati Selat Taiwan Lagi, China Pun Kepanasan Lagi

Ilustrasi kapal perang. (Foto: Dok. Wikimedia/U.S. Navy, Chief Photographer’s Mate Mahlon K. Miller)
Ilustrasi kapal perang. (Foto: Dok. Wikimedia/U.S. Navy, Chief Photographer’s Mate Mahlon K. Miller)

Kapal perang Amerika Serikat kembali melewati Selat Taiwan di tengah ketegangan antara Taipei dan China pada Selasa (23/11).

Militer AS menyampaikan manuver kapal perangnya itu merupakan bagian dari kegiatan rutin.

Angkatan Laut AS mengatakan kapal penghancur rudal USS Milius melakukan “transit rutin di Selat Taiwan” melewati perairan internasional yang sesuai dengan hukum internasional. USS Milius merupakan kapal perang kelas Arleigh Burke.

“Transit kapal itu melalui selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Militer AS terbang, berlayar, dan beroperasi di wilayah manapun yang diizinkan hukum internasional,” bunyi pernyataan AL AS seperti dikutip Reuters.

Hingga kini, China belum merespons manuver terbaru kapal perang AS itu yang selama ini kerap dinilai Beijing sebagai bentuk provikasi.

Bulan lalu, China mengecam tindakan AS dan Kanada yang sama-sama mengirimkan kapal perangnya ke selat Taiwan. China menilai pengiriman itu mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Taiwan adalah bagian dari teritori China. Kekuatan militer (China) selalu menjaga kewaspadaan tingkat tinggi dan dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi,” kata pihak militer China.

AS sendiri kerap mengerahkan kapal perangnya melewati selat Taiwan hampir tiap bulan dan memicu amarah China.

Sekutu AS juga ikut-ikutan mengirimkan kapal mereka di titik panas itu, Inggris salah satunya.

Kondisi AS dan China memang tengah memanas. Salah satu penyebabnya ialah karena AS kerap menyuarakan dukungan kepada kemerdekaan Taiwan.

Sementara itu, China terus mengklaim Taiwan sebagian bagian dari wilayah negara itu. Taiwan sendiri telah mencatat 680 kali penerobosan pesawat militer China ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) mereka sepanjang tahun ini.

AS, seperti kebanyakan negara lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik yang formal dengan Taiwan. Namun, AS tetap memiliki relasi dekat dengan Taiwan, terutama mengenai pertahanan sesuai dengan Taiwan Relations Act 1979.

sumber: cnn

Seruan Australia Boikot Olimpiade Musim di China Menguat

Anggota Polisi Dikeroyok Massa Pemuda Pancasila, Kapolres Jakpus: Serahkan atau Kami Kejar Pelakunya!